Filosofi Kopi: Walau kamu tak sempurna, hidup ini indah karena adanya (kamu)

IMG_20150429_130343

W/ Bima (Milanisti Indonesia) @Hanggar Pancoran

Dari judul tulisan ini yang gue artikan adalah dalam pandangan Kopi yang mempunya berbagai macam rasa, dan selalu ada sisi paitnya, indah adalah selalu menemukan ide dan mempunyai suatu keindahan dalam menikmati dan kenyamanan Kedai Kopi, adanya (kamu) seperti kopi saat kita meracik untuk menikmati rasa, disitulah kita bisa menemukan adanya (kamu) kopi sebuah rasa menikmati dan kebersamaan yang lebih terasa.

Gue bingung mau review ini Filosofi Kopi udah banyak banget yang keren-keren dan emang pandangan gue seperti itu, mereka yang udah pada nge-review dan Nonton. sebelumnya gue juga udah pernah nulis Filosi Kopi Temukan Dirimu di Sini

Terutama untuk Penulis buku Filosofi Kopi karya Mbak Dewi Lestari buku yang apik dan menjiwai dari secangkir kopi, begitu juga dalam bentuk visual ya walau gak semua yg di buku keliahatan di film tapi mas Angga Sasongko selaku Sutradara filim ini bisa mengambil bagian yang memang dari inti cerita Gue mulai deh dari cerita bahas Kopi yaaa, KOPI…lih dia? atau KOPI…lih aku?  gue ko malah bercanda yaaa 😐

Setau gue Ben selalu bilang “Gue Gak Bercanda Kalau Soal Kopi” *Duar* Ngebahas Filosofi Kopi yang namanya pengembangan sama halnya Startup yang pernah gue alami 😀 untuk di kembangan ide yang ada, dan menjadi bisnis yang menjanjikan ya boleh di bilang usaha, do’a dan relasi sedikit keberuntungan yang menjadi motivasi apa yang sedang kita kerjakan, Seperti Ben dan Jody yang merintis sebuah Kedai Kopi.

Jody yang menurut gue lelaki tangguh menjadi khalayak seorang lelaki mandiri dan yang ingin menemukan siapa sih jati diri Jody yang sebeneranya? dan apakah mampu mengembangkan usahanya? Tak lepas ketika seorang berada dalam keadaan  yang memang untuk berpikir mencari solusi yang pernah di alami, di sinilah Jody menerima tantangan yang harus dilewati berbagai masalah datang silih berganti, harus menemukan jalan seperti apakah Jody untuk menjalankan Kedai Kopi dan tetap buka.

Hening….

Jody terdiam! Ben menghampiri, Ben teman Jody yang mempunyai keahlianya dalam meracik  kopi yang cukup piawai dan sangat keras kepala, mempunyai tekat yang kuat untuk sebuah rasa,  memang hidup ini kita juga butuh racikan untuk hidup yang mempunyai  segala rasa, mengembangkan dan menemukannya.

Kalau menurut gue apa yang ada di Ben itu salah satu perwujudan untuk tetap bisa dilalui dalam keadaan yang terkadang membuat kita lesu, dan Ben ini adalah sahabat yang memang mempunya semangat luar biasa untuk menciptakan sebuah rasa menjadi kunci kenikmatan dari sebuah Kedai Kopi yang mereka rintis. untuk mencapai kesempurnan sebuah rasa tak mudah untuk mengerjakanya dan begitu juga dengan hasil kepuasan yang kita dapat disini akan berasa nikmat, begitulah yang dialami Ben saat menemukan rasa yang sempurna dengan racikanya“Ben’s Perfecto”.

Jadi menurut gue ini film emang asik dari sebuah Cinta, Persahabatan dan Menemukan Diri. Dan ada sedikit penampakan Kedai “Filosofi Kopi” yang berada di Blok M Square perses depannya

Jpeg

Ala-ala Ben (Barista)

Untuk Karakter Pemain Filosofi Kopi bisa diliat dibawah ini

Advertisements

About errick

|| Penikmat Kuliner || Penikmat Kopi || Separuh Blogger || AC Milan ||
This entry was posted in Cerita Sekitar. Bookmark the permalink.

8 Responses to Filosofi Kopi: Walau kamu tak sempurna, hidup ini indah karena adanya (kamu)

  1. Ria Angelina says:

    Waaah aku juga lihat ulasan filmnya di TV kelihatanya menariik.
    Ada banyak makna di secangkir kopi, Sedddddap…

    Like

  2. Beby says:

    Dan akhirnya aku baru beli buku Filosofi Kopi secara online.. Selama ini karena selalu gagal memahami buku Gelombangnya Mbak Dee, aku jadi mikir bakalan ngga nalar sama semua bukunya.. Well, jadi ngga sabar nunggu bukunya dateng 😀

    Like

  3. Swastika Nohara says:

    Aku pun suka film ini! Kekuatan utama film ini ada pada tata artistiknya yang cantik, meski gerakan cameranya yang suka floating tak bermakna itu mengganggu kenikmatan menonton. Acting Chicco Jerikho juga bagus!

    Liked by 1 person

    • errickaka says:

      Bisa merasakan apa yang ada dan memang seperti itu adanya, karakter Ben dapet dan emang ngena banget sih, mbak Tika ditunggu skenario film terbarunya 🙂

      Om Bradpit juga lagi on development ya kan mbak untuk film terbarunya ?

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s