Diajak Nikah?

Baru saja yaaa baru saja masuk awal tahun 2015 dan banyak harapan..

dari pantauan kemarin” temen gue banyak yg planing tahun ini melepas masa lajangnya, tak menutup kemungkinan menjadi ajang balapan kawin tahun ini :p

obrolan santai udah banyak obrolan tentang menikah di group WA, yaa sekilas itu baru ancang” sik buat para cowok, ada juga yg fix 3 orang itu laki” ..

termasuk sangat hati” sekali sik, diajakin tapi belum wani not waini, bukan nggak punya nyali ya namanya urip bukan cuma uri” dari jaman pacaran peluang besar di gue dulu itu ajakan, ajakan serius (menikah) dan tapi gue itu tipe yang sangat hati” gak grusa grusu dalam memilih dan menentukan terbilang serius tapi santai, ajakan dan menunggu lamaran lah itu yang banyak dan itu baru berapa bulan jalan, di satu sisi gue juga ada tujuan kesana tapi untuk saat ini gue banyak kerjaan dan harus fokus pada satu pikiran dan yang lain bisa mengikuti dari belakang.

pada dasarnya semua akan berpasangan dan mendapatkan yang tepat, kasaranya bukan menunda apa lagi tidak, hanya ada yang sedang dipikirkan untuk yang utama sik,  buat temen seangkatan cewek sekarang udah pada punya anak, buat cowok di usia 27 udah ada, tapi banyak yg belum karena mereka melihat karir yang sangat bagus dan sangat disayangkan untuk meninggalkan dalam dekat ini.

Dulu sampe ada yang ngebet  ngajak nikah, namanya Cella dia anak Kelapa Gading  yang profesi sebagai model karena banyaknya event dia sering ke luar kota Batam, Surabaya, sebenernya gue sama dia baru jalan 1 tahun tapi gue merasa tertantang untuk segera menikah sama dia, atas dasar orang tuanya yang tinggal Bapaknya dan 2 abangnya laki semua  (ini ceritanya panjang tapi nanti aja deh gue cerita’inya) hehhe

Kembali tentang “Diajak Nikah”

Kalau kata ajakan ini sih emang gampang anak kecil juga bisa bilang  “Nikah Yuk?”  gak cuma itu, ada juga judul film “Nikah Yuk?” sangat mudah kata ajakan tapi maknanya hanya sesaat bukan untuk jangka panjang seolah mudah mengucapkan tapi untuk melaksanakan lah yang sebenarnya tak semudah ucapan.

Jadi buat siapa aja pada dasarnya orang yang diam” malah berani mengajak dan siap melamar tunggu aja waktu yang tepat, karena surprise itu adalah hal yang tidak mengira-ngira huahaha .

Jadi juga biasakan kurangi untuk bersenang” berlebihan karena kalau tdak kita kurang kita yang merasa nyaman dan terkesan malas dengan hal yang baru dan hidup baru, untuk memikirkan sesuati itu butuh ketenangan dan bukan menyenangkan hari”nya jadi harus seimbang dan semua itu ada masanya seorang untuk suatu yang beda .

Advertisements

About errick

|| Penikmat Kuliner || Penikmat Kopi || Separuh Blogger || AC Milan ||
This entry was posted in Cara Pandang. Bookmark the permalink.

9 Responses to Diajak Nikah?

  1. Swastika Nohara says:

    Wah, bahasan serius… gue dulu paling kaget waktu diajak nikah sama pria yg sekarang udah jadi suami. Krn dia model yg rock n roll dan kayaknya nggak serius, belum sampai 24jam jadian, jadi mana kepikir diajak nikah? Hahaha… hidup mmg penuh kejutan.

    Like

    • errickaka says:

      hmmm yaa ada kalanya serius dikit dengan apa yang sedang dirasa saat ini hiks 😀

      iyaa nih gak tau kalau jodoh sih, gue juga kadang mikirnya udah kemana” ngeliat dari dia model otomatis banyak saingan dan gue juga kudu kuat kalau ada cowok lain yang godain berlebihan….

      tapi ngajakin nikah ini yang gue tunda dan dia kayaknya Kzl, nunggu gue lamar

      Like

  2. nengsyera says:

    Udah nikahin cpt2 toh,rejeki tinggal ngikutin kan. Nti drpd diambil orang ehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s