Jangan Lari Agar dikejar, Jangan Hilang Agar dicari, Jangan – Jangan ini semua……..

Jangan…..jangan yang baca lagi nyari :p

Jangan bikin penasaran sih intinya, banyak yang bilang kalau penasaran seorang itu bakalan ngikutin entah dari mana yang pasti ingin tahu, tahunya itu bisa sebatas tahu saja atau mau tau aja 😐

Etapi ada yang sebenernya di balik lari ada hati di balik hati ada orang yang hasilnya bisa ketemu, mencari tak semudah menemukan dapat lalu bahagia atas apa yang kita inginkan, mencari adalah satu cara kita mengetahui dimana keberadaan baik itu tempat dan dimana akan kita untuk menaruh yang sebenarnya hehe

ngomong-ngomong menaruh ini sebenernya berat kalau peka dengan perasaan hahhaa untung ini bukan yang pake perasaan, banyak yang pengen dikejar sebenernya, yaa tapi itu kaki dan pikiran sama” ingin saling mendahulukan, tapi kalau dari segi fisik lari lebih cepat mendapatkan yang mudah saat pikiran kita terpancing dengan keadaan, tapi lain buat yang namanya lari dari pikiran dan untuk mendapatkan biasanya lebih peka, lari hanya sebatas adegan semata dan itu lebih dramatisasinya seolah kita mengejar dan lelah mendapatkan dengan penuh perjuangan (udah kaya film aja) menurut penelitian dari buku yang dulu jaman sekolah pernah nabrak terus berantakan dan bantuin ngerapihin ada petikan mungkin buku boleh jatuh, tapi pandangan tetap menatap matanya sampe nggak fokus nih yang ngerapihin bukunya *lol*

Jadi buat orang” yang sering pake adegan lari” gue sampe mikir tuh paling berapa menit udah seneng banget terus pelukan, yang gue bayangin di pantai sih terus muter” pake dress emang sih romantis tapi ini romantisan mana sama yang hilang trus dicari? kaya main petak umpet πŸ˜€

Gue punya pandangan sedikit berbeda, dengan pasangan yang spiknya sih lari, ini lari boongan lho cuma pengen dikejar aja, disatu sisi pointnya yaaa lebih merasakan dengan keadaan dan dimana tempat yang seharusnya pantas dirasakan ihiyy..

Buat yang suka ngilang iniΒ nggak lucu tapi banyak seorang menghindar lalu dicari dan entah dimana keberadaanya, padahal kedewasaan ini mengajarkan kita untuk nggak kucing-kucingan, cukup kucing aja yang ngilang bawa anaknya pas lagi beranak yang suka pindah” kita cukup ngasih kabar keberadaan kita aja, ini sih ngomongin yang biasanya saling cari pasanganya kemana gitu, ngilang nggak ngasih kabar, buat orang yang nggak ngasih kabar sering banget asal nyeplos aja pergi kelaut, segampang itu kah? tapi ada 2 point juga sih dari ucapan tadi mungkin kalau ucapan yang nada selo pasti bakalan seperti ini ..

“Pacar kamu kemana?”Β  tanyanya

“Pergi ke Laut” sontak jawab dengan nada tinggi

mungkin tipe jawaban yang seperti ini pergi itu untuk merasakan yang tidak diinginkan denganya dan mungkin juga sedikit kesal, tapi nggak tau juga πŸ˜€

tapi buat seorang pasangan yang sudah menikah seharusnya jangan kaget kalau pertanyaan yang sama tapi kita kudu peka dengan jawaban seorang yang sudah menikah

“Suami kemana ?” tanya teman arisan

“Pergi ke Laut” Jawabnya dengan nada santai

“Ohhhh……” padahal Oooo-nya panjang belum tahu juga

yang ada sekedar tahu dulu mungkin maksudnya kerja di Pelayaran, tapi kalau masih kebawa suasana saat muda dan masih single mungkin gue rasa di kira jawaban ngaco πŸ˜€

Jadi kalau udah ada kata Jangan emang sedikit agak berat ngelakuinya, karena berpihak sebelah dan bertentangan kalau dilakukan, tapi beda sih sama yang namanya Janga-Jangan, ini malah asik di dengernya buat yang tahu aja sik

Jangan-Jangan kau dekati diriku…….

Jangan tunggu lama-lama nanti diambil orang……..

Sekali lagi Jangan sia-siakan hidup ini, pada dasarnya kita sangat menikmati hidup dan bersyukur adalah cara kita berterima kasih dengan-NYA. – (errik ter-Ustad)

Semua punya cerita, banyak sebenernya yang ingin diceritakan tapi ya intinya tulis aja semua cerita sebisa mungkin, yang nulis juga punya font masing” dan nggak ada yang jelek tulisan selagi masih bisa menulis bebas dan menuangkan semua yang kita lihat, dengar menjadi bacaan yang asik untuk selalu dinikmati, intinya sharing itu mengasikan banyak hal menarik jadi laper πŸ˜€

Rab (u) i dini hari, karena “U” udah terlalu mainstrem :||

Mengumpulkan masa ke depan itu mudah, tapi lain halnya dengan mengumpulkan masa depan :||

Advertisements

About errick

|| Penikmat Kuliner || Penikmat Kopi || Separuh Blogger || AC Milan ||
This entry was posted in Cerita Sekitar. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s