Kamu Kapan Nyusul?

ehmm nyusul itu ibarat ngejar tapi baru berapa putaran udah ngos-ngosan, piye perasaanmu kalau teman selalu bilang “kamu kapan nyusul?” dalam arti nyusul untuk menikah dan menjadi yang sah dalam ikatan seutuhnya, tak mudah dan tak gampang, kalau dibikin candaan terus sampe kamu capek ucapan dari temanmu, atau keluargamu

“kamu kapan nikah?”

“kamu kapan nyusul?”

“Aku udah mau 2, lah kamu kapan ?”

“Ini Ibu udah minta cucu lho le” ucapan ibu pada anaknya yg udah minta cucu

Sepintas gue kaya gimana gtu ini, tapi fakta membuktikan temen seangkatan udah pada menikah dan udah pada punya anak, dari yg cewek sih, yg cowok ya masih ada lumayan seangkatan mbohh yaaaa…apa pada nunggu nikah masal :p atau emang lebih memilih untuk nyemangatin diri dulu untuk sebuah karir dan masa depan yang tercukupi dalam rumah tangga nanti, Nikah bukan hanya pilihan suka sama suka, kalau suka sama suka mungkin gue udah nikah dari 2 tahun yg lalu, sebagai laki itu nikah adalah sebuah tantangan untuk harus bisa melewati dimana masa lajangmu itu bukan masa mu yang dulu, kenapa disebut sebuah tantangan? hal yang menantang itu setidaknya kita itu kudu, punya pakem yang matang dan kuat untuk terwujudnya suatu misi dalam rumah tangga nanti, bukan hanya enaknya saja lho bro…

Kalau bilang nikah itu gampang, dan mudah kenapa nggak cepet menikah? makanya toh, disini lelaki itu harus menunjukan jiwa satria (piningit nggak?) kesatrian sebagai laki, sebagai panutan dan memimpin buat keluarga nanti, karena hubungan yg baik itu biasanya ada saat pacaran, tapi kenyataan pada saat berumah tangga apa sebaik itu? pasti ada yang namanya ujian dalam rumah tangga, pacaran aja ada kan? apa lagi ini kalau udah nikah? B

Buat laki dari segi usia mungkin nggak begitu bepengaruh, laki kalau sukses belum menikah, gue rasa bisa mendapatkan yang kalean inginkan…

memotivasikan diri itu sangat menyenangkan, kita emang nggak tau kapan kita akan sukses, tapi seiring berjalannya waktu kalau usaha ada, mungkin dengan tekad yang kuat dan jadi diri sendiri akan bisa kita dapatkan, buat pasangan semua udah ada di jalanya masing-masing dan semua akan berpasangan pada waktunya.

jadi kalau ada yang tanya “Kamu Kapan Nyusul?”

jawab aja “Udah Kamu Lari Duluan, Nanti tak Salip” hehehe

Nyalip aja tau-tau udah didepan dengan perencanaan yang okeh, ketika menikah udah sukses dalam bidangnya masing-masing, karena selagi kamu bisa menyemangati diri, dan saling suport untung pasangan km semua akan menemukan yang diinginkan.

Advertisements

About errick

|| Penikmat Kuliner || Penikmat Kopi || Separuh Blogger || AC Milan ||
This entry was posted in Cerita Sekitar. Bookmark the permalink.

4 Responses to Kamu Kapan Nyusul?

  1. Ih saya juga sebel loh sama pertanyaan ini… abis menurut saya pace n kesiapan orang kan beda2 ya. Apalagi kalo ada yang tanya “Mau tunggu apa lagi?” kayak idup kita n sudut pandang dia sejalan aja. Menurut saya pilihan kapan kawin pribadi banget ya and dijadiin becandaan itu kasar and gak lucu banget…

    Like

    • errickaka says:

      iyaa sih ini emang kadang tekanan juga kalau diambil serius, sepintas cuma ucapan tapi bikin lucu juga kalau sama temen…kembali ke diri masing” aja deh… semua juga bakalan kesana ko tujuanya

      Like

  2. rianamaku says:

    Perhatian setengah kepo.
    Wah dulu juga sama di tanya kaya gitu, setelah nikah ganti pertanyaanya , kapan punya anak….?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s